No Comments

Polres dan Ansor Sepakat Basmi Penyakit Masyarakat

BERSINERGI: Polres Kudus bersama Ansor Kudus berkoordinasi untuk memberantas penyakit masyarakat (pekat).

KUDUS, ansorkudus.or.id – Kapolres Kudus AKBP Aditya Surya Dharma bersama Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Kudus bersepakat untuk membasmi penyakit masyarakat (pekat). Sebab, pekat tersebut kerap dikeluhkan dan meresahkan sekitar lokasi tersebut.

Kesepakatan untuk memberantas pekat itu mengemuka saat berkoordinasi Polres dan Ansor Kudus. Kapolres Aditya hadir didampingi dengan Kasatintelkam dan Kanitintelkam Polres Kudus. Sedangkan Ketua GP Ansor Kudus hadir didampingi Sekretaris, Komandan Banser, Bendahara, Wakil Ketua Ansor.

Kapolres Aditya menyambut baik kepedulian Ansor Kudus dalam turut bersinergi membasmi pekat tersebut. Namun badan otonomi NU (Ansor) itu tak boleh bertindak melebihi kewenangan. Ansor Kudus hanya dapat melaporkannya kepada pihak yang berwajib.

“Nanti penindakan dalam bentuk razia, penyegelan atau penutupan tempat-tempat pekat dilakukan pihak berwajib dalam hal ini petugas kepolisian maupun Satpol PP Kabupaten Kudus,” tegas Kapolres Aditya di Cafe Green belum lama ini.

Kudus banyak merebak penyakit masyarakat. Yakni peredaran minuman keras (miras), prostitusi, judi online hingga karaoke. Meski sejumlah pekat itu dilarang namun diketahui masih banyak merebak di lingkungan masyarakat Kabupaten Kudus.

“Kami mengapresiasi Ansor selama ini berkonstribusi terhadap agama dan masyarakat juga peduli dengan banyaknya pekat yang terjadi di lingkungan masyarakat,” ucapnya.

Ketua PC GP Ansor Kudus Dasa Susila menambahkan, Ansor mengapresiasi program singa muria Polres Kudus yang terbukti banyak merazia penyakit masyarakat. Dasa mengharapkan razia singa muria terus ditingkatkan.

“Dengan razia dan penyitaan barang bukti serta pemberian sanksi kepada pelaku pekat dapat memberikan efek jera. Dengan demikian, pekat di Kudus dapat diberantas atau setidaknya diminimalisasikan,” katanya.

Sebab, lanjut dia, Kudus selama ini dikenal dengan kota santri. Dikhawatirkan dengan makin merebaknya pekat dapat merubah kondisi sosial yang religius. Maka dari itu, semua elemen harus bersinergi untuk memberantas pekat. (AR)

Berita Terhangat
No results found.

Berita Lain

No results found.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

https://salto.poltekip.ac.id/css/

https://thinkcat.mywhc.ca/menyalaabangku/

https://thinkcat.mywhc.ca/sawercuan/

https://bandungkab.go.id/tests/

https://ebphtb.acehtimurkab.go.id/css/

https://h2h.web.uinjambi.ac.id/