No Comments

Sowan ke Nusron Wahid, Ansor Kudus Diwejang untuk Berinovasi dan Regenerasi

 

 KUDUS, ansorkudus.or.ID – Ansor pada era sekarang ini harus banyak berinovasi. Semangat kader juga harus dijaga. Pastikan regenerasi harus jalan, jangan mandeg.

Arahan untuk berinovasi dan regenerasi ini disampaikan Ketua Umum PP GP Ansor Nusron Wahid 2011-2015 saat sejumlah pengurus PC GP Ansor Kudus bersilaturahim ke kediamannya di Desa/Kecamatan Mejobo, Sabtu (7/5) sore.

BERSILATURAHIM : KH Nusron Wahid memberi wejangan untuk terus berinovasi kepada pengurus PC GP Ansor Kudus pada Sabtu (7/5) sore. (GUNAWAN TB SETIYADI/ansorkudus.or.ID)

 

Pria yang kini menjabat sebagai anggota DPR RI ini juga mengingatkan untuk sadar dalam berkepemimpinan. ”Kesadaran basis dan kesadaran sistem para pimpinan harus dijaga, demi kebaikan organisasi,” ujar Nusron.

Momen Lebaran Idul Fitri ini juga dimanfaatkan Ansor Kudus untuk sowan ke sesepuh maupun tokoh-tokoh lainnya. Diantaranya, KH Asyrofi Masitho (Ketua PCNU Kudus), KH Sa’adduddin Annasih (Pengasuh Ponpes El Fath El Islami Kudus), H Mawahib (Koordinator PW Ansor se-Karesidenan Pati) serta beberapa tokoh lainnya.

SOWAN: PC GP Ansor Kudus sowan ke Ketua PC NU Kudus KH Asyrofi Masyitho di Gebog, (7/5). (GUNAWAN SETIYADI/ansorkudus.or.ID)

 

Ketua PC GP Ansor Kudus, Dasa Susila, mengatakan agenda ini berjalan setiap Hari Raya Idul Fitri. Sowan kepada sesepuh merupakan bentuk sungkem kepada sesepuh NU karena secara struktur GP Ansor adalah anak dan NU adalah orang tua. “Bisa dikatakan sowan ini menggambarkan sikap seorang anak yang tidak pernah lupa kepada orang tua,” kata Dasa.

Menurutnya GP Ansor sebagai golongan muda masih banyak salah dan butuh bimbingan dari sesepuh NU Kudus. Sementara para kiai memiliki hati yang lembut dan pikiran yang jernih. “Jadi kita butuh nasihat dan doa dari beliau-beliau (para kiai),” ujarnya lagi.

Masih menurut Dasa, sowan ini juga dalam rangka memastikan para kiai dalam keadaan sehat dan aman. Hal itu juga sesuai dengan tugas GP Ansor yaitu harus melindungi para kiai.

“Ketika ketemu dengan beliau-beliau ini pasti banyak nasihat masalah kehidupan yang bersumber dari Alquran dan hadits kita dapatkan. Sehingga semangat ibadah setelah bulan Ramadan tetap terjaga,” ujarnya.

Selain itu, dalam sowan tersebut juga dilakukan sosialisasi program GP Ansor Kudus kepada para kiai dan sesepuh agar mendapatkan rida dan arahan. “Sosialisasi program GP Ansor juga kita sampaikan agar sesuai dengan ruh perjuangan NU selama ini,” pungkasnya. (*)

 

Penulis          : Gunawan TB Setiyadi

Editor            : Abdul Rochim

Berita Terhangat

Berita Lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

https://salto.poltekip.ac.id/css/

https://thinkcat.mywhc.ca/menyalaabangku/

https://thinkcat.mywhc.ca/sawercuan/

https://bandungkab.go.id/tests/

https://ebphtb.acehtimurkab.go.id/css/

https://h2h.web.uinjambi.ac.id/