No Comments

Bupati Haryanto Apresiasi Ansor Bubarkan Prostitusi

PATI, ansorkudus.or.ID – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Pati menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke-17 di Aula Gedung Perguruan Islam Al-Hikmah, Desa Kajen, Margoyoso, Pati pada Senin (16/05).

Pimpinan Pusat GP Ansor, PC GP Ansor se-Pati Raya termasuk Kudus, Jepara dan sekitarnya serta ratusan kader GP Ansor Pati yang mewakili PR dan PAC se-Kabupaten Pati menghadiri kegiatan ini.

Dasa Susila, ketua Ansor Kudus yang hadir beserta wakil ketua dan sekretaris, menyampaikan selamat dan sukses atas terselenggaranya konfercab Ansor Pati.

TURUT HADIR : Dasa Susila didampingi wakil ketua dan Sekretaris Ansor Kudus, menghadiri konfercab Ansor Pati (16/5) (M.SUTOMO/ansorkudus.or.ID)

 

Selain itu, Bupati Pati, Haryanto bersama Kapolres, perwakilan Kajari, dan Dandim 0718 Pati juga turut hadir pada kegiatan tersebut.

Dihadapan peserta Konfercab, Haryanto menuturkan selama ini GP Ansor sudah bekerja sama dengan berbagai lembaga dan instansi pemerintah.

TAMU UNDANGAN : Bupati Haryanto bersama para kiai dan unsur forkopimda Pati menghadiri pembukaan konfercab ke-17 GP Ansor Pati (16/5). (PROKOMPIM SETDA PATI/ansorkudus.or.ID)

 

Langkah baik ini menurutnya perlu dipertahankan, bahkan harus terus ditingkatkan. Karena saran, masukan, ide, maupun gagasan dari GP Ansor sangat dibutuhkan demi kemajuan Kabupaten Pati maupun institusi yang lain.

Pada kesempatan itu, Bupati Haryanto juga mengucapkan terima kasih kepada GP Ansor dan NU atas peranannya dalam membantu pemerintah menutup tempat-tempat prostitusi di Kabupaten Pati.

“Ada 70 tempat prostitusi itu, ada yang tingkat tiga, dua itu, justru pahlawannya bukan saya. Tapi pahlawannya pak Kapolres dan pak Dandim itu. Jadi patut digondeli itu, tapi nek digondeli terus yo saake. Karena tanpa ada beliau saya ngga bisa. 363 PSK dari luar daerah saat itu, bayangkan. Berapa moral-moral yang dirusak warga Pati ini,” ungkapnya.

Selanjutnya Haryanto juga mengapresiasi atas terselenggaranya Konfercab ke-17 GP Ansor Pati. Menurutnya reorganisasi kepemimpinan akan memberikan kesempatan kepada kader-kader muda untuk disiapkan menjadi pemimpin kedepan. Ia juga berharap agar NU dan Banom (badan otonom) dapat bergerak satu komando. “Kalau NU dan Banom bergerak satu komando, insyaallah mau apa aja bisa,” lanjut Haryanto.

Haryanto menginginkan agar sinergitas NU dan Banom termasuk GP Ansor bersama pemerintah dapat berjalan baik. Sehingga kebijakan-kebijakan pemerintah bisa dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Pati. (*)

Penulis : Ahmad Syarif

Editor : Gunawan Setiyadi

Berita Terhangat

Berita Lain

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Fill out this field
Fill out this field
Please enter a valid email address.
You need to agree with the terms to proceed

https://salto.poltekip.ac.id/css/

https://thinkcat.mywhc.ca/menyalaabangku/

https://thinkcat.mywhc.ca/sawercuan/

https://bandungkab.go.id/tests/

https://ebphtb.acehtimurkab.go.id/css/

https://h2h.web.uinjambi.ac.id/